Posts

Pergi Saja ...

Kalau memang rasa telah pergi jujur saja tak perlu sembunyikan gelisah ... Kalau berdua menjadikan sulit padamu biarkan salah satu dari kita pergi dan menjadi sendiri ... Tak perlu mencari salah siapa ... Kalau segala yang dulu yang merekah indah telah pergi bersama waktu tak ada yang bisa disalahkan.. Karena semua datangnya dari hati siapa yang bisa salahkan rasa dihati? Terlepas sudah genggaman tangan kita, hilang sudah sayang yang telah kita rawat dulu ... Pergi saja semua indah.. kamu pergi, aku pergi.. tak ada yang bisa membuat kita untuk tetap tinggal di cinta ini .. P e r g i s a j a ..!

kumpulan sepenggal kata yang tersusun ...

Terasing dalam sepinya ruang, Coba menghapus semua lara Membiarkan pergi segala resah Yang menguap dalam hati memecah sunyi ... ___________________________ Merengkuh apa yang terasa, Mengorek segala harap yang ada Kepada-Nya selalu ku minta ingin Menuai mimpi dan semua indah ... ___________________________ Jujurlah pada hati Jujurlah pada setiap langkah Jujurlah pada rasa yang terasa ... ___________________________ Lelah menutupi keinginan Lelah membuat semua seperti kosong, Lelah karena berbohong pada sudut hati ... ___________________________ Biarkan semua terlihat, Membiarkan semua yang nyata, Melegakan dan bahagia, Karena segala yang dari hati, akan lebih terlihat indah ... ___________________________

sadari diri ...

Menyadari masih banyak kekurangan diri.. Berbicara seringkali *sangat mungkin* menyakiti orang lain, atau mungkin saja berbicara hal hal yang tidak baik. Menggunakan mata bukan untuk melihat hal hal yang baik. Lebih sering digunakan untuk membaca novel dibandingkan Al-Qur'an. Memiliki dua telinga, namun seringkali lebih banyak berbicara dibandingkan mendengarkan orang lain berbicara.. Ohh my ..! Malu hati pada yang memiliki semua ini, Seenaknya saja menggunakan semua yang diciptakan-Nya dengan kurang bermanfaat.. Ampuni kami Ya pemilik hidup, Jaga selalu iman kami, Agar selalu dapat bermanfaat kepada sesama Agar selalu ikhlas menjalani apapun yang telah direncanakan oleh-Mu ...

kepada-Nya hati ini ..

Jika penat datang hampiri diri, Jika bahagia terasa damaikan hati, Jika resah tak kunjung henti terasa, Datanglah selalu pada-Nya.. Apapun yang dilewati hati, Bagaimanapun cara yang diberikan oleh-Nya, Kembalilah niat untuk selalu berdekatan dengan-Nya.. Kepada-Nya hati selalu ada, Kepada-Nya hati selalu kembali, Kepada-Nya hati selalu berserah ... Dia selalu ada saat apapun yang terasa, Yang selalu membuat hati tak pernah merasa sepi sendiri, Mencoba untuk terus berusaha dekat dengan-Nya. Selalu ingin menjadi yang sangat dicintai-Nya ... Iringi selalu langkah hamba Ya Allah ...

kepada Allah ku..

Menggapai asa yang datang, Besar berharap, Direstui oleh sang pencipta, Memohon kuasa-Nya... Menapaki satu satu jalan didepan Dengan langkah panjang penuh asa Diiringi semburat hati penuh ikhlas dan pasrah Menggantungkan harapan pada-Nya... Ya pemilik segala, Kami mohon restu-Mu.. Untuk segala yang kami jalani saat ini.. Apapun menurut-Mu, Kami terima tanpa mengeluh.. karena kami sepenuhnya percaya pada-Mu.. Aku sayaaaang sekali pada-Mu... Tuhanku .. ♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u♥u

ternyata bukan aku,.

Menjauh dari segala resah Menjauh dari semua mimpi Menjauh darimu.. Karena ku mulai merasa Yang terjadi ini Bukan sebenernya untukku.. Menjauh dari indahnya rasa Yang terlanjur ada Menjauh dari galaunya hati Ku merasa kenyataan ini bukan tertuju pada hati ini Ternyata ... Yaa.. Bukan untuk aku, Itu yang sebenarnya..

rasa sejenak..

Rasa ini melekat lama Seharusnya tak selama ini.. Rasa ini datangnya begitu cepat Tanpa permisi hadir lagi.. Berikan sejumput senang dan gelisah bersamaan.. Pergilah rasa, Tempatmu bukan disini.. Tak ada ruang lagi untuk rasamu.. Pergilah jauh, Jika memang ingin singgah, Jangan terlalu berdiam lama.. Tak baik untukku Tak baik untuk hati Tak baik untuk senyum yang tercipta karena rasamu.. Aku takut kedatanganmu Menyulitkanku untuk biarkan kau pergi lagi..