Friday, March 23, 2012

Tulisan dari seorang R i t a ...

Bila suatu saat kau bertemu teman lamamu, dan melihat gurat tua diwajahnya, maka jangan bertanya karna rentang waktu yg membentuknya.

Bila suatu saat kau bertemu teman lamamu, dan dia merasa lebih bersyukur atas rizkimu, maka nikmati saja, jangan mengelak. Karena itu adalah kado terindah dan doa untuk suksesmu.

Bila suatu saat kau bertemu teman lamamu dan luar biasa mengagumi jalan suksesmu, maka jangan berbangga, krn sebenarnya itu adalah peringatan untuk prosesmu

Bila kau kembali bertemu teman lamamu, dan membuatmu merasa irama hidupnya lebih sempurna darimu, maka jangan bersedih karena seorang penciptapun tak pernah menghasilkan dua karya yang sama.

Bila suatu saat kau bertemu teman lamamu dan ia sangat aktif menceritakannya alur hidupnya, maka manfaatkanlah dua telingamu, karena dia sedang mengeluarkan sebagian energi yang dipendamnya. Kau membuatnya lebih ringan tanpa menyelanya.

Bila suatu hari kau bertemu teman lamamu dan membuatmu sangat ingin bercerita ttg hidupmu yang baru, maka hematlah kata, karena banyak yang tidak bisa ditebak jadinya dari rangkaian kata

Dan bila suatu saat kau kembali bertemu teman lamamu, dan membuatmu tertawa sekaligus menangis di pagi hari, maka dekaplah ia, karena perjalanan telah menginspirasi kisahmu dengannya untuk sama sama larut dalam sebuah proses persahabatan yang mungkin pernah kau tolak keberadaannya.

Tak apa ...

Ketika kata tak juga bisa terucap, hanya tarikan nafas yang bisa berkata ..

Tak apa ..
Sepotong kalimat menenangkan jiwa. Merengek mencoba tenangkan hati..

Tak apa..
Itu saja yang kutekankan dalam diri ..
Tak apa..

Saat gelisah ini tak tertahankan lagi
Hanya hati yang gusar mengharap kasih
Untuk tenangkan letupan hati yang terasa..

Tak apa
Jika bukan saat ini
Tak apa ..
Ya, sungguh tak apa ..
Tapi disini, ku tetap tunggu
Bayangmu kembali,
Tetap ku tunggu..

R i N d U

Ada kalanya rindu ini bisa kunikmati
Tapi selalunya membuat gundah sampai sudut hati,
Galau !

Kepada angin,
Hembuskan semilir kecilmu pada dia
Rindu ini sudah kutiupkan,
Sudah sampaikah ?

Rindunya nyata membuat gundah
Tak ada yang bisa menghalau selain kamu

Ahh, seperti galau tak berkesudahan
Tak jelas rasanya apa
Tapi hati jelas merasa

Kamu
Buat hati menyesap rasa
Yang kutau hanya satu
Kangen kamu di satu waktu ...

Saturday, March 10, 2012

New Sakha - Ibu

Mama, Terimakasih untuk selalu tersenyum pada kami. Yang selalu dapat menenangkan hati kami. Terimakasih mama untuk selalu mengingatkan dengan bahasa yang penuh kelembutan. Terimakasih mama, selalu menjadi cahaya dalam hidupku. Terimakasih mama, selalu ada dalam setiap waktu. Allah yang dapat membalas jasamu mama, terimakasih sudah mengajarkan begitu banyak kebaikan. Lina sayang mama, sangat sayang mama ...
I Love You Mama, I Really Do !


Ungu-Surga hati

Kala Hati Yang Bicara ...

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah ...

Begitu banyak rasa syukur terucap dalam hati, mengalir di nadi ini. Tak terhitung nikmat yang telah Allah berikan padaku. Terimakasih Ya Allah atas semua rencana indahmu padaku, pada keluargaku.

Niat sudah tertanam sejak lama. Dan tak pernah menyangka akan segera datang hari keberangkatan. Dari awal merencanakan keberangkatan dada ini sering bergetar berdesir membayangkan akan bertemu Baitullah. Beberapa malam sebelumnya sudah bermimpi telah berada disana. Tak sabar hati ini ...

Seringkali mendengar cerita banyak orang betapa merindukannya untuk kembali lagi kesana, betapa indahnya rasa hati saat berada disana. Subhanallah semakin tak sabar rasanya.

Akhirnya tiba tanggal itu, tanggal keberangkatan menuju perjalanan hati. 27 February 2012. Diiringi tatapan penuh doa dari mama, papa dan mbak iva.

Disinilah waktunya belajar banyak hal yang mungkin sempat terlupakan,  karena banyak hal hal yang bisa di rasa, di pelajari, di pahami di saat berkumpul dengan banyak orang., Belajar menghargai, belajar mengerti dan terutama belajar untuk lebih sabar. Beragam sikap dan tingkah laku sesama jamaah. Sudah lama rasanya tak berbaur seperti ini. Alahmdulillah ...

Perjalanan 9 hari menjadi suatu perjalanan hati. Memahami diri sendiri, memahami apa saja yang menjadi kekurangan diri. Ampuni hamba Ya Allah, atas salah khilaf, pikiran dan tingkah laku hamba selama hamba ada di dunia ini. Begitu jauhnya aku dari-Mu, begitu bodohnya aku atas semua ajaran-Mu, ampuni aku Ya Robbi.

Tak ada kata yang bisa terucap saat aku merasa begitu dekat dengan-Mu selain rasa syukurku yang tak henti terucap dari hati ini. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah ...

Ampuni hamba Ya Allah, berikanlah kenikmatan beribadah seperti di tanah suci-Mu saat aku pulang nanti. Kuatkan selalu niat ini Ya Allah, mudahkanlah aku mengerti atas semua petunjuk-Mu. Kuingin kembali kesini ...

Banyak yang sudah aku tinggalkan, banyak yang membuatku lupa atas membaca hati, membaca kitab-mu, membaca nama-Mu. Betapa tertinggalnya aku. Kuingin dekat dengan-mu Ya Allah, agar tak sia sia aku melewati detik detik dalam setiap nafasku. Tuntun hamba, beri ringan dan mudahkan dalam setiap niat baik hamba Ya Robbi.

Terlalu bertumpuk dosa dosa hamba ini, mohon ampun Ya Allah, tak ku punya apa apa selain kemurahan dan pertolongan dari-Mu Allahku.

Ingin selalu menjadi makhluk yang selalu tak lupa untuk bersyukur, ingin selalu menjadi manusia yang tak menyakiti orang lain, ingin selalu dicintai oleh-Mu Tuhanku.

Ya Allah, jadikan hamba makhluk-Mu yang selalu taat kepada-Mu, niat ibadahku hanya karena-Mu, ikhlas atas semua pemberian-Mu. Mnjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain dan selalu berada di jalan ridho-Mu. Mudahkanlah niat ini, berikan selalu petunjuk-Mu. Dan ku mohon, jangan palingkan hati ini, setelah mendapat petunjuk dari-Mu Ya Allah, Amiin Ya Robbal'alamiin.


... Mencintai-Mu di seluruhku ...

Friday, March 9, 2012

Perjalanan Hati Umroh 2012

Bismillah
Hanya menuangkan kenangan selama menyusuri sejarah dan cerita hati saat berada di kota suci-Mu.

27 February 2012


Saat di bandara Soekarno Hatta, menunggu keberangkatan berkumpul dengan keluarga dan teman teman selama perjalanan disana nanti. Bismillah, semoga lancar dan barokah, amiiin.
Berniat hanya memohon ridho-Mu Ya Allah ..


Berfoto bersama di bandara menjelang keberangkatan. Memakai seragam dari Wisata Rahmah Semesta travel. Bersama keluarga yang mengantarkan keberangkatan kami berempat. Saya, suami, dan kedua orangtua.


Setelah perjalanan by Garuda Indonesia kira kira 9 jam lebih, menuju Jeddah. kita sampai sekitar jam 5 sore waktu Jeddah. Cukup lama menunggu untuk turun dan pemeriksaan imigrasi. Setelah sholat Magrib dan Isya di bandara kita melanjutkan perjalanan 6 jam lagi menuju Madinah. Bismillah ...

28 February 2012

Sampai di Madinah sekitar pukul 02.30 pagi. Cukup jauh perjalanan dari jedah ke madinah, bersantap malam di bis dan berusaha memejamkan mata memanfaatkan waktu istirahat dalam perjalanan panjang kami. Setelah sampai di hotel kita istirahat sebentar, dan jam 3.30 bersiap menuju Masjid Nabawi. Memperbanyak sholat Tahajud dan menunggu Shubuh. Jarak dari hotel menuju masjid cukup dekat, dan hawa yang terasa masih dingin di akhir bulan february ini.

Berdebar rasanya saat memasuki pertama kali di masjid Nabawi ini. Tempat laki laki dan perempuan terpisah cukup jauh. Berdua dengan mama ikut berdesakan saat memasuki masjid. Tas kami di periksa dengan teliti dan saat masuk langsung terlihat pemandangan berjejer air zam zam yang dapat diminum oleh siapa saja. bahagia sekali rasanya. Dan Subhanalloh banyak sekali jama'ah yang menunggu shubuh disini.
Menjalankan sholat sunah tahajud, mengaji, berdzikir. Nama-Nya yang selalu terucap dalam setiap hembusan nafas kami. Ya Allah, kami memohon ridho-Mu.



29 February 2012

Hari ini perjalanan ziarah di sekitar Madinah ...
Bersama rombongan berkumpul di lobbi hotel setelah sarapan pagi. berziarah ke tempat tempat sejarah pada zama nabi dahulu.



Menuju Masjid Quba ...

Sesampainya langsung mengerjakan sholat sunnah dua raka'at. Ramai sekali jama'ah umroh yang sedang berada di masjid Quba untuk melaksanakan sholat sunah dan sholat dhuha. Untuk melaksanakan sholat pun kita harus bergantian dengan jama'ah yang lain. Setelah sholat banyak jam'ah yang berfoto dan berbelanja kurma muda dan tasbih. banyak anak anak yang menjual tasbih warna warni, harga cukup terjangkau untuk oleh oleh sanak saudara di tanah air. Di niatkan untuk menyenangkan keluarga sebagai oleh oleh, dan membantu anak anak yang berjualan. Cukup lama waktu yang diberikan oleh tour guide saat berada disekitar masjid Quba.


Setelah selesai dan memastikan rombongan sudah lengkap, perjalanan kita lanjutkan menuju kebun kurma. Dulu dalam bayangan yang disebut kebun kurma itu sebuah tempat yang banyak pohon kurma dan bukan sebuah toko yang berjalan kurma dan banyak makanan dan oleh ioleh yang bisa dibawa pulang ke tanah air.
Disana disediakan teh panas yang entah kenapa rasanya sangat enak. Sambil berbelanja, berfoto, mencicipi kurma dengan bebas dan di temani teh hangat gratis. Oh ya, yang berjualan disana cukup fasih berbahasa indonesia, bahkan bahasa jawa dan sunda. Hhhmmm, orang indonesia pastinya ;)



Menuju perjalanan kembali ke hotel kita melewati beberapa tempat bersejarah seperti Jabal Uhud dan Masjid Qiblata'in.


Jabal Uhud adalah sekelompok gunung yang ada di kota Madinah dan tidak bersambungan dengan gunung lain karena pada umumnya gunung-gunung di Madinah adalah sambung menyambung. Karena itulah dinamai Jabal Uhud yang artinya gunung yang menyendiri.


Nabi Musa dan Nabi Harun pernah naik di gunung ini untuk melihat daerah yang akan menjadi tempat tinggal Nabi akhir zaman. Setelah itu Nabi Harun sakit sehingga meninggal kemudian dimakamkan di salah satu tebing yang akhirnya terkenal dengan nama tebing Nabi Harun.

Peristiwa lainnya adalah terjadinya perang antara Rasulullah dan sahabat melawan orang Musyrik Mekah yang menyerbu ke Madinah yang dikenal dengan perang Uhud. Perang ini diakhiri oleh kekalahan yang memilukan bagi pasukan Muslim, dikarenakan tidak patuhnya pasukan pemanah Muslim untuk tetap berada di atas bukit. 
Saat itu sebagian besar pemanah turun dari bukit karena tergiur melihat musuh lari tunggang langgang meninggalkan senjata perangnya. Ternyata pasukan musyrik Quraisy Mekah bersiasat memutar balik dari gunung dan menyerang balik pasukan Muslim.  
Dalam perang tersebut gugur 70 orang syuhada diantaranya paman Rasulullah, Hamzah bin Abdul Muthalib, juga Mush'ab bin Umair, yang dimakamkan di dekat Jabal Uhud ini. 
Kecintaan Rasulullah pada para syuhada Uhud, membuat beliau selalu menziarahinya hampir setiap tahun. Hikmah dari peperangan ini, kita sebagai umat Muslim harus senantiasa berada dalam ketaatan penuh terhadap Rasulullah Saw, dan mengimani setiap ajaran beliau hingga akhir zaman.

Kita tidak turun di semua tempat, berhubung waktu dengan sholat dzuhur sudah sangat dekat.



Dan segera kembali ke hotel langsung bergegas menuju masjid Nabawi untuk Sholat Dzuhur. Berencana  setelah Sholat Dzuhur, mau ke Raudah untuk menjalankan sholat dua raka'at. Mama ga ikut karena ga kat untuk berlari menuju kesana, karena waktu untuk jama'ah perempuan sangat terbatas, jadi kita haru mensegerakan berjalan atau berlari menuju Raudah.

Sendiri menuju Raudah, menunggu untuk di bukakan pintu, dan setelah dibuka saya segera berlari sekencang mungkin menuju Raudah. Berlari dan berdesak desakan dengan banyak orang. Alhamdulillah sampai disana masih diberi oleh-Nya tempat untuk sholat dan bersujud. Masih dengan nafas yang tidak teratur,  sholat dan berdoa memohon pada Allah.

Terimakasih Ya Allah telah menyediakan tempat untuk hamba bersujud, meletakan kepala ini di sajadah hijau ini.


1 Maret 2012

Hari terakhir beribadah di masjid Nabawi berangkat pukul 3.30 seperti biasa sampai Shubuh datang. . Alhamdulillah keinginan melihat payung membuka kesampaian hehehehe. 
Dan saat siang hari melaksanakan ibadah sholat Dzuhur di pelantaran masjid. Diberi tempat oleh jamaah entah dari mana, karena siang itu masjid sangat penuh oleh jamaah.


Setelah kembali dari sholat Dzuhur kita bersiap untuk mandi besar dan berpakaian Ihrom. Untuk laki laki memakai kain ihrom dan yang perempuan memakai pakaian yang menutupi aurat seperti saat sholat. Setelah makan siang kita berangkat menuju Bir Ali untuk mengambil Miqot. Sholat sunnah dua raka'at dan berniat untuk Umroh.


Labbaika Allahumma Umroh

Melanjutkan perjalanan menuju Mekkah, dalam sepanjang perjalanan tak henti membaca Talbiyah.


Labbaik Allahumma labbaik, Labbaika laa syariyka laka labbaik innal hamda wanni'mata laka walmulk, laa syriyka lak.

Begitu panjang perjalanan menuju Masjidil Haram, menikmati hamparan gurun pasir. Kita sempat berhenti untuk melaksanakan ibadah sholat Magrib dan membeli kopi hitam di sekitar masjid Sekitar pukul 11 malam sampai di kota Mekkah. Memasuki tanah haram hati begitu berdebar bahagia dan tak henti mengucap syukur. Begitu ramai orang orang berjalan menuju Masjidil Haram. Kami semua menuju hotel dan menyimpan barang barang kami. Setelah makan malam yang telah disediakan di hotel kami semua menuju Masjidil Haram. Rasa di hati menjadi bergetar tak menyangka sebentar lagi akan melihat Baitullah.

Ya Allah ... kami memasuki Masjidil Haram, melangkah dengan kaki kanan dan mengucap Basmalallah..



Tak dapat berkata kata lagi...
Hanya doa yang kupanjatkan disini. Ya Allah, Alhamdulillah kau telah beri aku waktu untuk dapat melihat Baitullah.
Berdiri melihat Baitullah, tak henti hati ini mengucap rasa syukur, menahan airmata bahagia. tak terbayang rasanya berdiri disini. Ya Allah, Alhamdulillaaah ...

Setelah berdoa bersama kita mulai melaksanakan Tawaf, berbaris dan mengikuti lafalan doa saat tawaf. berjalan beriringan saling menjaga.

Setelah tawaf kita sholat sunnah di Maqom Ibrahim, begitu berhimpit, berdesak ingin terdekat, bersujud mengagungkan nama-Nya, setelah itu dilanjutkan minum air zam zam dan Sa'i. Sa'i bersama, melafalkan doa bersama, berjalan cepat atau sedikit berlari. Setelah selesai kita Tahallul. Tahallul memotong rambut, Alhamdulillah. Selesai sudah umroh kami, sekitar pukul 2 dini hari.

Beberapa dari rombongan kami terpisah, sehinggak kami menunggu untuk kumpul terlebih dahulu agar bisa kembali ke hotel bersama. Kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak dan menunggu beberapa jam lagi untuk kembali ke Masjidil Haram

2 Maret 2012

Kembali bangun dan membersihkan diri untuk melaksanakan sholat Tahajud dan sholat Shubuh di Masjidil Haram.
Hari jumat di masjidil haram, saya bersama suami, mama dan abah berangkat dari hotel jam 10 pagi. Berangkat lebih awal agar bisa mendapatkan tempat yang bisa langsung melihat ka'bah.
Masjid begitu padat, penuh dengan jama'ah yang akan melaksanakan sholat jumat berjamaah. Dan ketika selesai, jalan menuju keluar masjid pun sangat padat dan berdesakan. Setelah cukup berjejal jejalan dan betemua suami dan abah akhirnya kita bisa keluar dari masjid.

Kembali ke hotel sebentar dan sudah sangat dekat dengan waktu sholat ashar. 

Begitu banyak doa dan permohonan yang terucap disini, semoga menjadi jalan untuk selalu taat beribadah dan selalu merasakan nikmat'nya beribadah seperti disini.

Malam ini Tawaf yang kedua bersama suami dan abah. Betiga berusaha memegang Hajar Aswad dan pintu ka'bah. Saat tangan ini berusaha memegang pintu dan merasa tak sanggup, seorang perempuan tua mendorong saya dan saat saya menoleh dia berkata dengan bahasa yang tidak saya ketahui tapi matanya seolah olah berkata ayoo coba, kamu bisaa.. dan karena dorongan beliau, tangan ini berhasil memegang pintu ka'bah walau sesaat. Terimakasih ibu, semoga berkah kebaikan selalu da pada ibu, amiiin.

Setelah selesai, kami menikmati suasana di masjidil haram, menikmati nikmatnya air zam zam yang berlimpah, dan pemandangan Baitullah yang luar biasa. Subhanallah ..
Kembali ke hotel untuk istirahat malam.




3 Maret 2012

Hari ini bersama rombongan akan berzirah di sekitar Mekkah. Sebelumnya di hotel mandi besar karena setelah berziarah kita akan langsung mengambil miqot untuk umroh kedua sebelum kembali ke hotel.
Saya dan suami berniat atas nama mbak lika dan bang win yang telah dekat dengan-Nya.

Kita melewati Jabal Thur dan berhenti di Jabal Rahmah ..,
Jabal Rahmah adalah tempat bertemunya Nabi Adam As dan Siti Hawa setelah keduanya terpisah saat turun dari surga. Menurut cerita, terusirnya Adam dan Hawa dari surga ke bumi memisahkan mereka berdua dalam jarak yang cukup jauh. Nabi Adam diturunkan di sebuah gunung di Sri Lanka, sedangkan Siti Hawa diturunkan di Arab (Jeddah). Jabal Rahmah lah yang menjadi tempat pertemuan mereka selama pencarian 40 tahun lamanya.



Setelah dari Jabal Rahmah kita berkeliling ke Arafah, terowongan Mina dan Jabal Nur. Dan akhirnya memakai ihrom,  mengambil Miqot di masjid Tan'im. Sholat dua raka'at dan berniat Umroh untuk mbak lika.
Kembali ke hotel untuk menyimpan barang dan segera menuju Masidil Haram untuk Tawaf, Sa'i dan Tahallul.
Alhamdulillah, tadi pada saat Sa'i sempat terpotong untuk sholat Dzuhur.

4 Maret 2012

Hari ini menyempatkan diri untuk beli oleh oleh buat diri sendiri dan keluarga tersayang. Mengambil waktu setelah sholat Shubuh, sebelum sholat Dzuhur. hari ini Tawaf kembali setelah sholat Magrib sebelum Isya bersama abah, mama dan suami. Alhamdulillaah...

5 Maret 2012

Setelah Tahajud dan sholat Shubuh. Kita melaksanakan Tawaf terakhir, pamit. Banyak doa dan tangis yang tercurah pagi ini, berharap bisa datang kembali kesini. Amin Ya Allah ...




Selesai sudah rangkaian cerita perjalanan hati di umroh 2012. Berharap untuk dapat kembali lagi kesini. Panggil aku kembali Ya Allah ..

Setelah membereskan barang dan makan pagi kita bersiap untuk naik bus menuju Jeddah. Perjalanan hanya memakan waktu satu setengah jam. Kita berkeliling melewati kota Jeddah dan berbelanja di Balad membeli oleh oleh. setelah itu kita menuju Masjid terapung dan sholat Dzuhur dan Ashar disana sekaligus makan siang.

Terimakasih kepada sang pemilik hidup, telah KAU rencanakan jalan hidupku dengan sangat indah. Semoga hamba selalu menjadi manusia yang pandai mensyukuri nikmat-Mu, amiiin...