Saturday, May 19, 2012

Kemana Kamuuu ...

Menjauh dariku,
Itu yang terasa ..

Aku pun sedang membuat jarak denganmu,
Tapi rindu ini meminta agar tak berjarak denganmu

Merasakan segalanya,
Mengalir tanpa henti
Walau kadang tak ku larang berhenti

Rindu !
Kemana kamu,
Kenapa menciptakan jarak yang sangat jauh dengan rinduku ..

Kemana kamu,
Tak sempat selipkan kata rindu walau sejentik kukumu

Ada rindu disini,
Untukmu,
Berbicara,
Tertawa,
Merasa ada denganmu ..

Kemana kamu ?

Tuesday, May 1, 2012

Istimewa

Tak banyak yang ku punya,
Tapi yang ku punya sangat istimewa.
Karena semua pemberian dari-Nya ...

Akan ku jaga semua titipan-Nya
Akan aku rawat dengan baik
Dan aku perlakukan sangat istimewa
Karena setiap pemberian dari-Nya adalah istimewa ...


Kepada setiap nafasku, 
Kepada setiap hatiku
Kepada setiap jiwaku
Kepada setiap cinta ku pada-Mu ...

Kita dan Kita

Seorang pemimpin itu seseorang yang memimpin ? betul ? hehehheehhe ...
Banyak yang memperebutkan jabatan ini. Menuntut banyak pada seorang pemimpin dianggap keharusan. Tapi yang menuntut ga mau di atur. Owwh, beraats omongannya yee ..

Kalo tulisan menyalahkan pemimpin di koran banyak yaa.. di twitter juga. 
Tapi hey rakyat mau ga sih nurut sama pemimpinnya ? Contoh sederhana deh, mau ga kalo disuruh buang sampah pada tempatnya ? mau ga mentaati peraturan lalu lintas. simpeeeel beneer padahal. Tapi gimana ya, kalo kebanyakan yang terlihat semuanya pada punya peraturan sendiri.

Contoh pertama : Kalo naik motor lawan arus alasannya, kan deket aja, kalo muter jauh. Kalo harus muter berapa lagi beli bensinnya, kan pemerintah senengnya naikin harga bahan bakar. Aduuuh kalo kaya gini sampai kapanpun kita ga akan maju ..

Contoh kedua : Mobil lewat busway, soalnya kan lagi ga ada busway yang lewat trus macet banget. Boleh kan ? Pembenaran atas dasar apa ini yaaaa..

Contoh ketiga : Sudah berapa banyak supir busway disalahkan karena menabrak seseorang. Memang tidak dibenarkan.
Tapi helooow.. kalo nyebrang ada tempatnya kaan ?

Contoh keempat : Ga usah jauh jauh, banjir yang disalahkan hanya pemerintah aja, walau pemerintah ikut andil karena banyaknya pembangunan pembangunan mall, apart, perkantoran dan sebagainya yang membuat banjir semakin hebat.

Tapiiii.. ada ga yang menyalahkan diri sendiri juga karena terlalu gampang buang sampah dimana aja. Jalan raya bukan tempat sampah, Koridor kampus bukan tempat sampah dan sebagai bagainya ...

Tau kan yang namanya tempat sampah ? kalo belum ketemu simpen aja dulu di tas atau di saku celana. Dan di mobil di taro tuh tempat sampah kecil. Yang murah banyak, yang keren dan mahal apalagi.

Negara kita bagus bukan karena sekedar pemimpin yang bagus, tapi rakyatnya juga harus mau diatur dan teratur.

Saat ini rasanya jalan jalan keluar negeri bukan sesuatu yang mewah, banyak yang sering ke luar negeri dan membandingkan dengan negara kita. Kita tertinggal, sangat ! Tapi lihat, di luar sana masyarakatnya masih banyak yang mau diatur, mentaati peraturan yang sudah ada. Menjaga supaya peraturan tetap ditegakkan. Sehingga membuat semuanya jauh lebih baik dari negara kita.

Semuanya tergantung pribadi masing masing, tak perlu memnuntut banyak pada orang lain, berkaca pada diri dulu. Ingatkan orang sekitar kalau masih mau diingatkan, jika tidak. Tujukkan saja perubahan diri sendiri ..

Disini terlalu banyak rasa iri, sehingga membuat masyarakat mencoba menyamakan hidupnya dengan hidup orang lain.
Haloow.., Tuhanpun tidak pernah menciptakan manusia yang sama persis. Berbeda itu indah, membuat kita belajar mengenal, melihat sesuatu yang tidak ada didiri kita.

Jadi, hiduplah dengan mensyukuri apa yang kita miliki, merawat dan menjaga tetap baik apa yang telah kita miliki. Berbagi supaya tak ada rasa sombong dihati. Dengan cinta, semua bisa.

Cinta kan sama INDONESIA ?


Pendengar

Seberapa banyak orang yang mau mendengar saat ini ?
Disaat semua orang ingin didengar, lalu siapa yang mau mendengarkan ?
Bukankan Tuhan memberikan satu mulut dan dua telinga ?

Tujuannya pasti ada kan ?
Agar kita sedikit berkata, berpikir dulu sebelum bicara dan mengatur supa apa yang keluar dari mulut kita itu baik untuk kita dan banyak orang.
Dan dua telinga, agar kita banyak memdengar hal hal yang baik. dan mau mendengarkan orang lain memberikan pendapatnya.
Bukan hanya kita yang setiap saat harus selalu didengar.

Karenanya jangan pernah menyia nyiakan pernberian-Nya ...


K a T a

Kata ..
Menyusun kata menjadi sebuah kalimat yang tersampaikan pada orang lain, tentunya perlu beberapa pemikiran sebelum semuanya disampaikan.
Agar nyaman dan membuat hati terasa sejuk dan tak sakit hati.

Sekarang ini, begitu banyak orang yang pandai berbicara, pandai berkata, ringan mengutarakan pendapat ataupun celutukan. Tak lagi sungkan, gugup dan malu untuk berkata. Rasanya seperti kicau burung yang ramai. Mengasyikan jika semuanya bisa diterima.

Untuk itu kadang saya merasakan sendiri apakah ada kata kata saya yang terlontar dan menyakiti orang lain ( pasti ada ). Mencerna kembali, berpikir ulang tentang hati yang merasa. Kita bisa saja berkata riang membahas topik sebebas bebasnya tanpa memikirkan salah satu dari teman teman di sekitar kita yang merasa sedih seadainya topik itu dibahas berulang ulang. Atau kasus lain, mungkin ada seeorang yang terbiasa berbicara dengan suara yang keras, atau berkata sedikit dan dibarengi dengan wajah yang tak enak dipandang (bukan jelek). Atau yang kalimatnya selalu terasa menyakitkan dan diucapkan dengan galak.

Tapi siapa yang tau kalo ada yang merasa tersakiti atau tidak ? Apakah yang berkata bisa merasa ? Kalau sudah menyakiti dan membuat seseorang menagis tersakiti ?


Tulisan ini sekedar mengingatkan, untuk diri sendiri.
Tak ada satu orang pun yang senang dibentak, di beritahu dengan wajah cemberut dan kata kata yang menyakitkan. Tapi setiap orang mau diberi senyuman, diberikan kata kata yang baik, dengan nada yang baik dan kalimat yang diatur dengan baik.

Siapapun senang dicintai, siapapun bahagia diberi kasih sayang. Karenanya dengan cinta semua bisa terilhat lebih indah...