Monday, June 10, 2013

Terlambat menyadari ...


Ketika kita terlambat bertemu
Ketika cinta datang di ujung waktu
Yang memaksakan untuk berpisah sebelum menyatu

Yang terasa hanya sesal
Mendamba tanpa bisa teraih
Walau hanya kejujuran hati

Aku terlanjur bersamanya
Kamu datang terlambat untukku

Terpaksa memendam rasa
Terpaksa menyimpan semua

Mengunci debar saat tangan kita tanpa sengaja bertemu
Menyimpan tatapan mata penuh kerinduan

Terlambat katamu ..
Tanpa sanggup aku bertanya

Menjaga jarak saat baru merasa dekat
Dipaksa berpisah karena waktu bukan milik kita

Meredam sejuta pertanyaan
Mengapa baru sekarang

Aku dan kamu bertemu kembali
Bertemu dengan rasa yang lebih di hati

Berdua,
Baru menyadari saat aku harus dengannya
Bukan denganmu

Terlambat untukmu,
Menyampaikan sebuah rasa untukku
Dengan sikap bertemu di ujung kesendirianku

Memaksa tak lagi ada pertemuan
Mengunci hati dengan pertemuan terakhir denganmu

Saling tatap
Saling membaca hati
Tapi tak ada lagi kata ...

Berhenti berharap
Karena waktu bukan milik kita lagi ..

Pertemuan pertama setelah lama berpisah
Pertama dan harus menjadi sebuah akhir

Mejadikan kenangan itu melekat indah di hati ini
Membuat rindu berakhir menjadi air mata

Aku rindu ..
Kamu !

Terhimpit Rasa ..

Pernahkah terhimpit oleh rindu ?
Ketika rasa sudah galak bergejolak
Menahan rasa kangen yang tak berujung.

Menyiksa menahan segala rasa
Terlalu lama tak melihatmu
Dan tak miliki lagi bagaimana untuk tau tentangmu ..

Pernahkah ?

Menghujam bertubi tubi kenangan kita menghampiri
Bandung, bsm, istana plaza, plaza dago, foto box, atmosphere, lilin ..
Ingatkah?
Masa itu di penghujung kesendirianku ..

Taukah rasanya ?

Ketika kenangan mengurutkan satu persatu,
Dengan jelas dan nyata seperti ada
Menghimpit semua rasa hari ini..

Harus kemana mencari tentangmu ..

Ada yang tersimpan bertahun tahun
Sebuah tanya yang membuat rasa tak terkendali seperti ini

Adakah rasa itu untukku dulu?
Aku hanya ingin tau
Dan mendengar darimu ..

Adakah ?

Ingin kutau tentangmu
Ingin mendekat sejenak
Ingin kutau rasamu

Aku hanya ingin tau
Tentang rasamu saat itu
Menahan membuatku sakit.

Aku rindu, dan ini menyiksa !

Kepada kisah October 2004


Entah datangnya dari mana,
Rasa ini hadir lagi untuknya
Tanpa pesan apapun,
Rindu ini ingin menuntaskan rasa ...

Hadirnya tak menyapa lebih dulu,
Desiran indah disudut ini begitu terasa
Merindunya, dengan sangat ...

Kupejamkan mata
mencoba melepas semua kenangan
Kenangan bersamanya
mencoba membiarkan pergi
Tapi tak mau berlalu

Ingin ini begitu nyata
Datangnya rindu bersama cerita yang lalu
Yang terbayang jelas saat ini ...

Bersamanya yang selalu sesaat
Namun rasa di hati ini tak pernah datang sesaat ...

Mencarinya,
Tak pernah menemukannya ...
Merindunya,
Tak pernah bisa menghilangkannya ...

Dirinya,
Ada di hati ini,
Bersama cerita di oktober 2004
Dirinya,
Ada di suatu tempat,
Bersama kenangan di sudut suatu kota indah penuh cinta ...
Dirinya,
Bukan bersamaku ..
Dirinya,
Sepenggal cerita indah dihidupku ..

Yang tak pernah mudah dilupakan.
Dan tak pernah ingin di lupakan.

Tak banyak yang kupinta,
Kuingin bertemu,
Seperti biasanya, sesaat ..
Ya, sesaat pun tak apa.

Aku merindunya,
Aku kangen bersamanya,
Disisinya,
Walau sebentar saja waktunya.
Tak apa ..

Rindu ini sampai meneteskan air mata
Tuhan tolong kali ini saja ...
Aku merindunya
...