Monday, August 6, 2012

Kisah Satu Hari ...

Hari ini membaca lagi sebuah kisah satu hari yang sempat terlupakan.
Padahal di tanggal itu terungkap semua rasa yang tertutup diam diam.

Lucu memang ..

Ternyata dulu aku seseorang yang sangat tidak peka pada perasaan orang lain.
Sudah jelas terungkap tapi tetap saja menghalangi perasaan sendiri, berusaha menyangkal yang akhirnya malah berantakan saat itu.

Kisah satu hari yang menjadikan segalanya terungkap.
Kisah satu hari yang masih terasa debarannya sampai saat ini.
Kisah satu hari berawal dari merasa dibandingkan, membuat jeda tak bersapa dalam beberapa jam,
yang membuat sisa waktu dalam dua puluh empat jam itu tak mau disia siakan.

Lucu memang ..

Menahan kantuk demi pembicaraan yang sempat tertunda ,
akibat rasa cemburu yang ditahan.
Malah menjadikan semua rasa terungkapkan malam itu ...

Semua yang menjadikan awal menjadi dekat dengan akhir
Karena merasa rasa tak terbalaskan
Karena hati ini masih mencoba menyangkal rasa ...

Dan menjadikan penyesalan berkepanjangan
Menjadikan rindu tak pernah lagi usai
Membuat buka harian tertulis namanya di setiap lembarnya ..

Lucu memang ...

Kisah satu hari membuat semuanya lebih indah dan berangsur menjadi rasa kehilangan
Ketika rasa tak bisa membalas
Ketika rasa datang di waktu yang tidak tepat
Ketika rasa terlanjur dititipkan pada orang yang lain,
Terlambat katamu ...

Kisah satu hari tak bisa membuat rasa yang bertahun tertutup begitu saja,
Walau hati saat itu merasa gundah dan hampir salah membedakan antara rasa ingin dan takut kehilangan ...

Pada bagian ini tak lagi lucu ...

Masalah hati yang terlilit di dua rasa
Tapi waktu tak mau menunggu
Tapi waktu memaksa untuk memilih tak mau mananti lebih lama..

Walau kejujuran hati baru saja terungkap ..

Ketika sebuah tanya membuatku sadar ..
Loe pernah ga, ngerasa loe kangen tapi loe takut bertepuk sebelah tangan ?

Sebuah tanya yang membuat ku sadar mengapa saat itu tiba tiba rasa mulai menjauh,
Menghilang tanpa banyak kata,
Perlahan dan lebih menyakitkan rasanya ...

Sesekali  hanya terungkap, kamu ingin menjauh,
Karena sebuah kata terlanjur terucap dariku,
Tak mungkin, karena kita belum pernah bertemu ...

Walau selalu ku dengar,
Kamu menyayangi hatiku bukan ketika harus bertemu.

Kisah satu hari itu membuat banyak kesan untukku
Bahkan sampai saat ini..

Saat rasa sudah tak tersisa lagi untuk kita ...
Saat merasa pun sudah tak ada
Tapi kisah satu hari membuat ku berterimakasih pernah melewatinya ..

Kisah satu hari di tujuh february dua ribu empat ..
Terimakasih ...